Teori Big Bang

Menurut pencetus teori Big Bang George Lemaitre bumi telah berumur 13.7 milyar tahun. Awal terbentuknya alam semesta beserta isinya diawali dengan fenomena big bang atau dentuman besar atau ledakan besar. Menurut teori big bang sebelum alam semesta tercipta hanya ada sebuah energy panas yang sangat padat hingga suatu hari energy tersebut mengembang dan meledak lalu satu persatu komponen kehidupan tercipta hingga akhitnya seperti sekarang, dan kompoen – komponen tersebut terus mengembang tanpa henti.        
Waktu
Suhu
Kejadian
0 s
~
Big Bang dentuman besar
10–43 s
1032 º K
Suhu mulai turun, dan partikel-partikel materi dan antimateri terbentuk.
10–37 s
Suhu masih tinggi
Alam Semesta memasuki fase transisi, dan dalam fase ini alam semesta mengembang secara exponensial (rentang waktu 1/1000 detik mengembang 2 x lipat sebanyak ratusan kali) . pada akhir cosmic inflation alam semesta berwujud plasma partikel – partikel quark dan gluon,pasangan partikel dan anti partikel terus terbentuk saling bertumbukan dan saling memusnahkan.
10–32
Suhu turun sampai 1027 º K
Suhu alam semesta turun sampai 1027K, alam semesta terus mengembang dan mendingin secara cepat.
10–6
Suhu turun sampai 1013 º K
Suhu turun sampai     10–13 K, setelah big bang quark dan gluon bergabung membentuk partikel baryon, dan kemudian saling memusnahkan antara partikel dan anti-partikel sehingga yang tersisa hanya partikel tanpa anti partikel. Pada akhir fase ini terdapat partikel lepton (elektron, neutrino dan foton).
1 s
Suhu turun sampai 1010 º K
Alam semesta terdiri dari partikel-partikel foton, elektron, neutrino, proton dan neutron.
100 s
Suhu turun sampai 109 º K
Alam semesta memasuki proses nukleusintesis yang dimulai dengan penggabungan proton dan neutron yang menghasilkan isotop hydrogen deuterium H-2,proses ini berlangsung secara tiba-tiba dan dalam skala besar.
300 s
Suhu turun sampai 109 º K
Alam semsta terdiri dari 75% hidrogen, sekitar25% helium, sekitar 0.01% deutrium dan sedikit lithium.
300.000 thn
 Suhu turun sampai 10000 º K
Suhu turun sampai 10000 K.
400.000 thn
Suhu turun sampai 3000 º K
Suhu turun sampai sekitar 3000 K, Elektron-elektron mulai bergabung dengan  inti helium dan yang lainnya membentuk atom  netral (recombination),sementara itu partikel foton (radiasi) tidak lagi berinteraksi dengan materi sehingga mereka berada bebas(decoupling) di alam semesta dan menghasilkan cahaya yang menyebabkan alam semesta menjadi transparan.
500.000.000 thn
Suhu turun
Galaksi – galaksi mulai terbentuk melalui proses fisika yang sangat rumit karena melibatkan interaksi gravitasional bintang – bintang didalamnya,termodinamika gas, dan energy yang dihasilkan oleh bintang – bintang. Bentuk dan ukuran galaksi bervariasi karena terbentuk dengan mekanisme yang berbeda.
1000.000.000 thn
18 º K
Suhu turun, alam  semesta terus mengembang, galaksi menjalani evolusi berinteraksi (bertebrakan, bergabung) dengan galaksi lain.
15.000.000.000 thn
3 º K
Suhu turun, alam semesta terus mengembang, terbentuk galaksi  dan sumber – sumber kehidupan
 
 
Daftar pustaka :
Just For Study, 2010, Teori Big Bang, http://pengen-tau-ilmu.blogspot.com/2010/11/teori-bigbang.html (Akses 23 Februari 2013)
Gassner Riza, 2011, Big Bang Teori Fisika yang Tidak Fisika,http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2011/04/18/big-bang-teori-fisika-yang-tidak-fisika-356712.html (Akses 23 februari 2013)
Fahrurrazi D, 2010, Teori Big bang & Sistem Tatasurya, Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta