Tentang Hidup

kajian rutin bulanan kantor. Oleh ustad daud arasyid.

Simpang siur kabar berita menyebutkan bahwa taun 2019 volume air akan berkurang dan berdampak pada kemarau panjang membuat kami prihatin dan miris. Dilain sisi akhir tahun 2018 kami (indonesia) mengalami kelebihan pasokan air (tsunami dan banjir bandang) namun di tahun 2019 ini harus menghadapi prakiraan cuaca ekstrem global yaitu “kemarau panjang”.

Berikut tips menghadapi kemarau panjang 2019 :
1.jgn habiskan lahan untuk bangunan,
2.jgn habiskan / boros air,
3.jgn buang air lgsg ke selokan (buat sumur resapan dilingkungan),

Selain isu prakiraan cuaca ekstrem kemarau panjang, kini kita dihadapkan dengan perubahan culture global. Padahal dalam agama islam sangat hati – hati dan memikirkan generasi penerus untuk dapat diandalkan dan menjadi panji yang kokoh pembela negeri. Namun semua sirna krna penjajahan culture. Dengan demikian maka dalam islam ada larangan tasyabbuh bil kuffar (meniru) jgn meniru orang kafir. semua sudah nampak jelas di alquran dan hadist. bisa di check ulang dan dibuka buka alquran nya di surat albaqarah.

Larangan meniru kaum kafir sendiri sangat erat hubungannya dengan sejaran umat islam,berikut karakter umat islam :
a. pelopor, pengarah, pemandu, pengendali (syuhada”alan nas= mjd saksi atas manusia).
– islam mjd penjajah di qordoba 8abad (mempengaruhi penamaan hari “jumat = hr libur, friday, dll).
b. Haram mencontoh kebiasaan umat lain (budaya, falsafah hidup, cara pikir, dll).
c. allah melarang mengikuti yahudi/nasrani.
d. mencontoh mereka akan menjerumuskan pd kekafiran.
e. yahudi-nasrani berencana menyesatkan umat islam.
f. umat islam disesatkan 2kali setahun (perayaan natal dan tahun baru).

Bertolak dari kejadian setahun lalu, bahkan bertahun – tahun lalu bs dpastikan kita merupakan kaum pengikut agama pluralisme :
umat islam sama persis dg umat nasrani, budaya dan kebiasaan sudah menyatu. (terompet : yahudi, lonceng : kriaten, kembang api : majusi). kita tanpa sadar sudah melakukan perayaan perayaan serupa.

jadi bisa disimpulkan bahwa kita memang sudah sama dengan mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s