Satelit altimetri Jason-1

Satelit altimetri Jason-1 yang diluncurkan pada tanggal 7 Desember 2001 merupakan hasil kerjasama antara NASA dengan CNES. Salah satu misi dari satelit ini adalah untuk mengamati topografi muka air laut (Sea Surface Topography) dan tinggi muka laut (SSH). Satelit altimetri tidak hanya menghasilkan nilai tinggi muka air laut sesaat pada saat pengamatan, namun dari data pengamatan tersebut dapat pula dihitung nilai komponen atmosfer, tinggi satelit terhadap elipsoid referensi, nilai tinggi muka air laut rata-rata dan variasi muka laut.

Sensor. Satelit altimetri Jason-1 membawa lima buah sensor yang terdiri dari dua sensor milik CNES dan tiga sensor milik NASA. Adapun sensor-sensor tersebut antara lain :

1. Poseidon-2 Altimeter. Sensor ini merupakan sensor yang dimiliki CNES. Sensor ini merupakan alat utama pada satelit Jason-1. Fungsi dari sensor ini adalah untuk mengukur jarak satelit dari permukaan bumi, tinggi gelombang, dan kecepatan angin. Sensor ini bekerja dengan dua frekuensi yaitu 13,6 GHz (Ku-band) dan 5,3 GHz (C-band).

2. Jason-1 Microwave Radiometer (JMR). Sensor ini dimiliki oleh NASA. Fungsi dari sensor ini adalah untuk mengukur kandungan uap air yang terdapat pada atmosfer sehingga dapat digunakan untuk menentukan seberapa besar pengaruhnya terhadap perambatan sinyal radar. Sensor ini bekerja pada tiga frekuensi, yaitu 18,7; 23,8; dan 34 GHz.

3. Dual-frequency Doppler Orbitography and Radiopositioning Satellite (DORIS). Sensor ini dimiliki oleh CNES. Ada tiga fungsi utama dari sensor DORIS, yaitu :

  1. Untuk mengetahui posisi satelit pada orbit secara real time (DIODE). Informasi ini sangat perlu untuk menyediakan data altimetri baik secara real time maupun yang near-real time.
  2. Hasil dari pengukuran sensor ini dapat digunakan untuk menentukan ketepatan satelit pada orbitnya (Precise Orbit Determination (POD).
  3. Untuk menghitung kandungan elektron pada atmosfer. Sensor ini bekerja pada dua frekuensi, yaitu 401,25 dan 2036,25 MHz.

4. Turbo Rogue Space Receiver (TRSR). Sensor ini dimiliki oleh NASA. Fungsi dari sensor ini adalah untuk membantu sistem sensor DORIS dalam menentukan ketepatan satelit pada orbitnya (POD), membantu memperbaiki model medan gaya berat, serta untuk menyediakan data posisi satelit yang lebih akurat yang didapat dari 16 satelit GPS yang beroperasi di bumi.

5. Laser Retroreflector Array (LRA). LRA memancarkan sinyal dari 10-15 stasiun laser tracking di permukaan bumi. Fungsi dari sensor ini adalah untuk mendukung sistem penentuan lokasi pada Jason-1 (DORIS dan TRSR) agar didapatkan hasil yang lebih teliti.

Orbit. Menurut AVISO dan PODAAC (2003), satelit Jason-1 mengorbit pada lintasan yang sama dengan lintasan satelit T/P.

Dalam AVISO and PODAAC User Handbook (2003) dijelaskan bahwa satelit Jason-1 diluncurkan dengan tinggi orbit satelit terhadap bidang referensi sejauh 1336 km dan inklinasi 66°. Dengan karakteristik tinggi orbit tersebut, maka efek atmosfer bumi dan gaya tarik bumi dapat direduksi sehingga kualitas hasil dapat ditingkatkan. Inklinasi orbit sebesar 66° berpengaruh terhadap perolehan informasi dari sebagian besar lautan global.

Resolusi temporal satelit Jason-1 adalah 10 hari dengan jarak antar lintasan satelit terpisah sejauh 315 km di ekuator (AVISO and PODAAC, 2008). Sepanjang jalur pengukuran data diambil tiap detik dengan jarak antar titik pengukuran sejauh 5 km. Dalam satu periode pengukuran (cycle) terdapat 127 lintasan dengan waktu tempuh 112 menit untuk satu lintasan. Tiap lintasan terdiri dari dua fase, yaitu fase naik (ascending) dari 66°  LS sampai 66° LU dan fase turun (descending) dari 66° LU sampai 66° LS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s