Perbedaan dan definisi Muka laut rata-rata (MSL) dan Sea Surface Topography (SST)

Muka air laut rata-rata atau lebih dikenal dengan Mean Sea Level (MSL) adalah rata-rata nilai tinggi muka air laut selama pengamatan. Nilai tinggi muka air laut pada setiap titik pengukuran selama pengamatan dihitung untuk mencari nilai rata-rata pengukurannya. Pada perekaman data satelit, jarak antar rekaman ± 5 km, sedangkan untuk rekaman data pada titik yang seharusnya sama, terdapat perbedaan jarak ± 1 km per cycle. Secara teori, perekaman data per titik untuk tiap cycle seharusnya sama. Namun karena banyak faktor dari kondisi lautan dan satelit yang dinamis, maka terjadi perbedaan posisi titik pengamatan.

Sea Surface Topography (SST)

Tinggi permukaan laut (SSH) tidak selalu berimpit dengan bidang equipotensial geoid. Perbedaan SSH dengan geoid ini dinamakan sebagai topografi muka air laut atau Sea Surface Topography (SST). Secara umum pencarian nilai SST dapat dirumuskan dalam Persamaan I.6 (Gunadi,1999).

SST = SSH – (N + OT + ET + LT + Pole + Inv_Bar)

dalam hal ini,

SST        : topografi muka air laut (Sea Surface Topography)

SSH       : tinggi permukaan laut di atas elipsoid referensi WGS’84 (Sea Surface Height)

N          : undulasi geoid

OT        : koreksi pasang surut laut (ocean tide)

LT          : koreksi pasang surut pembebanan (loading tide)

ET         : koreksi pasang surut bumi padat (earth tide)

Pole       : koreksi pasang surut kutub (pole tide)

Inv_Bar : koreksi pasang surut atmosfer (inverse barometer)

Dalam perhitungan SST dengan menggunakan Persamaan (I.6) di atas, terdapat beberapa data GDR-C yang digunakan, data tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Undulasi geoid (N), menggunakan model EGM 96 (Earth Gravity Model 1996) dimana undulasi geoid dihitung dengan konstanta berikut : a = 6378136,3 m ; GM = 398600.4415×109 m3/s2  dan  f (flattening) = 1/298.257. Nilai hasil perhitungan ini pada GDR disimbolkan dengan geoid.
  2. Koreksi pasang surut laut (OT), yaitu fenomena naik turunnya permukaan air laut secara periodik yang disebabkan oleh pengaruh gravitasi benda-benda langit terutama bulan dan matahari, serta gaya–gaya lainnya, seperti gaya berat dan gaya sentripetal (Poerbandono, 2000). Koreksi ini dalam GDR-C disimbolkan sebagai berikut :
  3. ocean_tide_sol1, yaitu koreksi pasang surut laut yang mengacu pada model GOT99.2 (model yang dikembangkan oleh R.D. Ray di Goddard Space Flight Center [Ray, 1999]).
    1. ocean_tide_sol2, yaitu koreksi pasang surut laut yang mengacu pada model FES 99.
    2. Koreksi pasang surut pembebanan (LT), yaitu pasang surut yang diakibatkan beban massa air laut yang selalu berubah. Perubahan posisi permukaan air laut menyebabkan lapisan kerak bumi akan mengalami pembebanan atau tekanan yang berbeda. Koreksi ini dalam GDR disimbolkan sebagai berikut :
    3. load_tide_sol1, yaitu koreksi pasang surut laut yang mengacu pada model GOT99.2 (model yang dikembangkan oleh R.D. Ray di Goddard Space Flight Center [Ray, 1999]).
    4. load_tide_sol2, yaitu koreksi pasang surut laut yang mengacu pada model FES 99.
    5. Koreksi pasang surut bumi padat (ET), yaitu gangguan akibat gaya tarik massa bulan dan matahari terhadap bagian bumi padat. Meskipun amplitudonya tidak sebesar pasang surut laut, pasang surut bumi padat ini juga perlu diperhitungkan dalam menentukan topografi muka air laut (SST). Koreksi ini dalam GDR disimbolkan dengan solid_earth_tide.
      1. Koreksi pasang surut kutub (Pole), Pasang surut kutub adalah pasang surut yang disebabkan oleh adanya pergeseran pada permukaan laut akibat gaya sentrifugal dari rotasi bumi. Periode pasang surut ini cukup panjang sehingga untuk waktu pengamatan yang singkat dapat diasumsikan konstan. Koreksi ini dalam GDR disimbolkan dengan pole_tide.
      2. Koreksi pasang surut atmosfer (Inv_Bar), yaitu gerakan atmosfir bumi yang diakibatkan oleh adanya aksi gravitasi dari matahari dan bulan atau benda langit lainnya. Gerakan atmosfer ini bisa dideteksi dengan barometer, yang mencatat perubahan tekanan udara di muka laut. Koreksi ini dalam GDR-C disimbolkan dengan inv_bar_corr.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s