Sifat Fisis Air Laut “Refresh Your Mind”

Setelah pulang dari jalan – jalan ke pantai jadi keinget pertanyaan tebakan tentang kenapa air laut rasanya asin? Dan kamipun menjawab dengan jawaban aneh – aneh. 

  1.  Aer laut asin karena densitasnya tinggi
  2. Aer laut asin karena salinitasnya tinggi
  3. Aer laut asin karena banyak ikan asin
  4. Aer laut asin karena banyak ikan pipis
  5. Aer laut asin karena banyak zat buangan dari daratan yg masuk kelaut dan terurai
  6. Aer laut asin karena banyak ikan hiu/paus lg ejakulasi
  7. Aer laut asin karna udah dari sononya
  8. Aer laut asin karena banyak garemnya, makanya ada petani garem di Madura
  9. Aer laut asin karena bla bla bla bla

Semua yang di laut bisa dimakan kecuali kapal selam

kapal selam dimakan buat penyembuhan penyakit anemia karena mengandung zat besi 100%

semua yang berkaki ampat bisa dimakan kecuali kaki meja

perbanyak makan ikan laut karna efeknya bisa mencerdaskan otak, coba tes teman saya si dian dan gogo yang awalnya suka pekok pekok an sekarang jadi cerdas karena makan ikan laut. dan refreshing paling sehat adalah kepantai mari bergabung dengan KLINIK TONGKANG mengebor minyak di selatan pantai gunung kiduL.

Pembagian kadar garam air permukaan laut di bumi adalah sebagai berikut :

  1. Didaerah-daerah seb tropika = tinggi
  2. Didaerah-daerah Equarorial = rendah
  3. Didaerah-daerah seb tropika = rendah
  4. Didaerah-daerah Equarorial = rendah

Pada umumnya kadar garam di permukaan laut ditepi-tepi pantai adalah lebih rendah dari pada kadar garam di permukaan laut ditengah-tengah samudera pada lintang yang sama, karena ditepi-tepi pantai terdapat muara- muara sungai yang mendatangkan air tawar.

Warna air laut di pengaruhi oleh:

  1. Endapan dan organisme. Contoh: laut kuning karena pengaruh lumpur loss yang berwarna kuning yang dibawa sungai sungai kuning, laut merah karena pengaruh ganggang merah (alga merah) yang memantulkan warna merah, laut Hitam karena pengaruh endapan tanah loss dari Rusia yang berwarna hitam. Warna laut ungu karena organisme kecil yng mengeluarkan sinar fosfor (L. Ambon), warna hijau karena endapan lumpur dekat pantai yang memantulkan warna hijau.
  2. Adanya pemantulan sinar matahari oleh air laut.

Ntah mana jawaban yang paling bener dari jawaban ngaco diatas tapi kami tetep fun karna mandi di pantai #Lhoooo

Betewe g usah kebanyakan cengcoungcuiit mending langsung masuk ke materi yok cuuuuuuuuusssssss lumayan buat pelampiasan tugas Surek Laut yg menyebalkan ahiahiahiahiahia

Air laut mengandung 3,5% garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik dan partikel-partikel tak terlarut. Keberadaan garam-garaman mempengaruhi sifat fisis air laut (seperti: densitas, kompresibilitas, titik beku, dan temperatur dimana densitas menjadi maksimum) beberapa tingkat, tetapi tidak menentukannya. Beberapa sifat (viskositas, daya serap cahaya) tidak terpengaruh secara signifikan oleh salinitas. Dua sifat yang sangat ditentukan oleh jumlah garam di laut (salinitas) adalah daya hantar listrik (konduktivitas) dan tekanan osmosis.

Sifat-Sifat Utama

Temperatur :

  1. Kehidupan flora dan fauna laut
  2. Komposisi kimia air laut
  3. Sirkulasi massa air
  4. Cepat rambat gelombang akustik

Perubahan temperatur air laut disebabkan oleh perpindahan panas dari massa yang satu ke massa yang lainnya. Kenaikan temperatur permukaan laut disebabkan oleh :Radiasi dari angkasa dan matahari, Konduksi panas dari atmosfir, Kondensasi uap air. Penurunan temperatur permukaan laut disebabkan oleh :Radiasi balik permukaan laut ke atmosfir, Konduksi balik panas ke atmosfir,Evaporasi (penguapan). Matahari mempunyai efek yang paling besar terhadap perubahan suhu permukaan laut. Variasi perubahan temperatur dipengaruhi juga oleh posisi geografis wilayah perairan. Bentuk pola temperatur dalam arah vertikal sangat dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu : Posisi geografis daerah perairan, Waktu, berkaitan dengan musim. Rata-rata suhu air laut di daerah tropik 280 C.

Salinitas :

  1. Penentuan sedimen dan kandungan mineral
  2. Indikator arah dan kecepatan arus

Lautan terdiri dari : Air sebanyak 96,5 %, Material terlarut dalam bentuk molekul dan ion sebanyak 3,5 %z Material yang terlarut tersebut 89 % terdiri dari garam Chlor, sedangkan sisanya 11 % terdiri dari unsur-unsur lainnya. Salinitas adalah jumlah total material terlarut (yang dinyatakan dalam gram) yang terkandung dalam 1 kg air lautz Satuan salinitas : 0/00  (per mil)z Faktor utama yang mempengaruhi perubahan salinitas, yaitu : Evaporasi (penguapan) air laut, Hujan, Mencair/membekunya es, Aliran sungai menuju ke laut.

Salinitas air laut di seluruh wilayah perairan di dunia berkisar antara 33 – 37 0/00 , dengan nilai median 34,7 0/00 , namun di Laut Merah dapat mencapai 40 0/00 z Salinitas air laut tertinggi terjadi di sekitar wilayah ekuator, sedangkan terendah dapat terjadi di daerah kutub, walaupun pada kenyataannya sekitar 75 % air laut mempunyai salinitas antara 34,5 0/00 – 35,0 0/00.

Salinitas air berdasarkan persentase garam terlarut dibagi menjadi:

a. Air tawar < 0,05 %

b. Air payau 0,05 – 3 %

c. Air saline 3 – 5 %

d. Brine > 5 %

Kandungan garam pada sebagian besar danau, sungai, dan saluran air alami sangat kecil sehingga air di tempat ini dikategorikan sebagai “air tawar”. Kandungan garam sebenarnya pada air ini, secara definisi, kurang dari 0,05%. Jika lebih dari itu, air dikategorikan sebagai “air payau” atau menjadi saline bila konsentrasinya 3 sampai 5%. Lebih dari 5%, ia disebut “brine“.Sainitas air laut juga mempengaruhi berbagai aspek diantaranya untuk penentuan sedimen dan kandungan mineral dan sebagai indikator arah dan kecepatan arus.

Densitas :

– Stabilitas massa air dan sirkulasinya

Densitas air laut merupakan jumlah massa air laut per satu satuan volume. Densitas merupakan fungsi langsung dari kedalaman laut, serta dipengaruhi juga oleh salinitas, temperatur, dan tekanan. Pada umumnya nilai densitas (berkisar antara 1,02 – 1,07 gr/cm3) akan bertambah sesuai dengan bertambahnya salinitas dan tekanan serta berkurangnya temperatur.

Perubahan densitas dapat disebabkan oleh proses-proses : Evaporasi di permukaan laut, Massa air pada kedalaman < 100 m sangat dipengaruhi oleh angin dan gelombang, sehingga besarnya densitas relatif homogen, Di bawah lapisan ini terjadi perubahan temperatur yang cukup besar (Thermocline) dan juga salinitas (Halocline), sehingga menghasilkan pola perubahan densitas yang cukup besar (Pynocline), Di bawah Pynocline hingga ke dasar laut mempunyai densitas yang lebih padat.

Stabilitas air laut dipengaruhi oleh perbedaan densitasnya, yang disebut dengan Sirkulasi Densitas atau Thermohalinez Dalam kegiatan pemeruman (pengukuran kedalaman dengan alat Echosounder), salinitas dan temperatur yang diperoleh dari pengukuran pada interval kedalaman tertentu sangat berguna untuk menentukan : Cepat rambat gelombang akustik, Menentukan pembelokan arah perambatan gelombang akustik (refraksi).

Sirkulasi lautan tergantung kepada dua faktor utama, yaitu : Angin, Pemanasan lautan. Lautan di wilayah ekuator menyerap lebih banyak panas dibandingkan dengan daerah kutub, sehingga terjadi transfer panas dari ekuator ke kutub melalui proses : Konveksi, Gerakan air. Angin yang bertiup di atas permukaan laut, membangkitkan ombak/gelombang, mengaduk air permukaan, dan meniup uap air dari permukaan laut, kemudian uap air tersebut ditransfer ke daratan dan akhirnya turun ke permukaan dalam bentuk hujan, dan selanjutnya air tadi kembali lagi ke laut (Siklus Hidrologi). Sirkulasi air dapat juga terjadi dalam arah vertikal, yang ditentukan oleh perubahan densitas air pada permukaan laut.

Tekanan

Tekanan di dalam laut akan bertambah dengan bertambahnya kedalaman. Sebuah parsel air yang bergerak dari satu level tekanan ke level tekanan yang lain akan mengalami penekanan (kompresi) atau pengembangan (ekspansi). Jika parsel air mengalamai penekanan secara adiabatis (tanpa terjadi pertukaran energi panas), maka temperaturnya akan bertambah. Sebaliknya, jika parsel air mengalami pengembangan (juga secara adiabatis), maka temperaturnya akan berkurang. Perubahan temperatur yang terjadi akibat penekanan dan pengembangan ini bukanlah nilai yang ingin kita cari, karena di dalamnya tidak terjadi perubahan kandungan energi panas.

Untuk itu, jika kita ingin membandingkan temperatur air pada suatu level tekanan dengan level tekanan lainnya, efek penekanan dan pengembangan adiabatik harus dihilangkan. Maka dari itu didefinisikanlah temperatur potensial, yaitu temperatur dimana parsel air telah dipindahkan secara adiabatis ke level tekanan yang lain. Di laut, biasanya digunakan permukaan laut sebagai tekanan referensi untuk temperatur potensial. Jadi untuk membandingkan harga temperatur pada level tekanan yang berbeda jika parsel air telah dibawa, tanpa percampuran dan difusi, ke permukaan laut. Karena tekanan di atas permukaan laut adalah yang terendah (jika dibandingkan dengan tekanan di kedalaman laut yang lebih dalam), maka temperatur potensial (yang dihitung pada tekanan permukaan) akan selalu lebih rendah daripada temperatur sebenarnya.

Konduktivitas

Konduktivitas air laut bergantung pada jumlah ion-ion terlarut per volumenya dan mobilitas ion-ion tersebut. Satuannya adalah mS/cm (milli-Siemens per centimeter). Konduktivitas bertambah dengan jumlah yang sama dengan bertambahnya salinitas sebesar 0,01, temperatur sebesar 0,01 dan kedalaman sebesar 20 meter. Secara umum, faktor yang paling dominan dalam perubahan konduktivitas di laut adalah temperatur.

Daftar Pustaka

http://www.bakosurtanal.go.id/bakosurtanal/assets/download/sni/SNI/16.%20SNI%207646-2010%20Survei%20hidrografi.pdf

http://tonny.mhs.upnyk.ac.id/2011/10/05/karakteristik-fisika-kimia-air-laut/

http://sudomo-gis.com/Tulisan/Hidrografi_SifatFisikAirLaut.pdf

http://nyetnyetanyet.wordpress.com/2009/11/05/sifat-sifat-fisis-air-laut-oseanografi/

http://riskiaditiya.blogspot.com/2012/03/sifat-fisik-dan-kimia-air-laut.html#.UJpYfG8Uuho

http://oseanografi.blogspot.com/2005/07/salinitas-air-laut.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s