Keyakinan Itu Datang Selepas Menonton 99 Cahaya

Image

Semakin hari semakin payah hari – hari kujalani dalam sehari ini sudah dua kali mengguyurkan diri ke tengah – tengah derasnya air hujan, sengaja sih emang demi membuktikan ayat Allah jika hati ingin tenteram maka mandilah air hujan minumlah airnya (Al Anfal : 11) karna saking niatnya pengen menentaramkan hati maka mengguyurkan diri di tengah derasnya hujan aku lakukan sebanyak dua kali yaitu tadi pulang kantor sekitar jam 15:30 an dan pulang nonton jam 21:00 an. Sebenernya Cuma alibi aja sih gaya pake menenteramkan hati segala padahal ini hati udah adeeeem ayeeem banget ^^

Ok cerita awal g usah dibaca Cuma intermezzo aja itu td 😀

Kemaren sejak ada koment dari mb Nur di fb jadi makin galau pengen nonton karna udah skitar sebulan yang lalu g nonton jadi kangen nonton, kebetulan mb Nur mau kejogja syukur Alhamdulillah napsu gairah nontonku bisa tersalurkan karna nemu temen yang bisa diajak nonton. Arigatou Onichan 😀
Janjian dilanjutkan dengan sms an, maklum udah lama g ketemu jadi ya ada rasa kangen yang sangat dan pengen nonton walopun Cuma bentar Alhamdulillah banyak hal yang bisa diambil dari pertemuan selama 2,5 jam ini. Cerita tentang tokoh dibalik film tersebut, cerita pengalaman dibalik film tersebut, pokoknya banyak hal hal yang bikin aku makin sadar betapa Allah saying banget sama hambaNya yang ada di Indonesia. Disini kerja dengan mengenakan jilbab tak jadi masalah, kebebasan menunaikan ibadah dimerdekakan dan dijamin oleh Negara, tapi sebenarnya inti dari cerinya bukan itu,..

Kusadari yang paling banyak aku tangkep tadi selain kebesaranNya juga banyaknya anak anak kecil yang selalu nampak di film ini, wajah wajah lucu imut menggemaskan, keberaniannya dalam berucap dan yang jelas bikin makin mupeng ngeliat mereka tak gentar hadapi hidup, bagaimana mungkin seorang anak kecil yang belum bisa berjalan dan dia berusaha untuk berjalan namun terus tersungkur kemudian dia bangkit lagi, tersungkur lagi dan bangkit lagi demikian seterusnya sampai dia mampu menakhlukkan dunia dengan keyakinannya untuk tetap memilih hijab dan Allah sebagai pegangannya.

Bagaimana mungkin hati – hati kita bisa kalah dengan napsu dunia dengan melepaskan hijab demi meraih dunia? Bagaimana mungkin kita kalah akidah dengan seorang anak kecil yang di dalam tubuhnya bersemayam penyakit kanker yang membunuh? Poor me, Cuma itu yang bisa aku ucap disela – sela adegan Aisye berucap dengan penuh keyakinannya. Subhanallah maha besar allah demi langit yang telah Ia ciptakan dan matahari yang dimana Ia terangkan sebagai penerang bumi dimana kami sebagai hambaNya tinggal bertebaran disetiap waktu. Puji syukur kami panjatkan atas segala karunia dan rahmatMu ya Allah.

Mungkin ini beberapa ayat yang wajib aku pahami lagi, karna ku tahu Allah akan selalu memberikan segala yang terbaik menurutNya disetiap langkah kita.

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” [An Nisa’: 59]

وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

“dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” [Al-Baqarah: 195]

لاَ طَاعَةَ فِى مَعْصِيَةٍ ، إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِى الْمَعْرُوفِ

“Tidak ada kewajiban ta’at dalam rangka bermaksiat (kepada Allah). Ketaatan hanyalah dalam perkara yang ma’ruf (bukan maksiat).” [HR. Bukhari no. 7257]

كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ
“Cukuplah sebagai bukti kedustaan seseorang bila ia menceritakan segala hal yang ia dengar
.” [HR. Muslim]

إِنَّ اَلْمَاءَ طَهُورٌ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ

Air itu suci, tidak ada yang menajiskannya sesuatu pun.” [Bulughul Maram, Bab miyah no.2, dari Abu Sa’id Al-Khudriy]

كَانَ اَلْمَاءَ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلْ اَلْخَبَثَ – وَفِي لَفْظٍ: – لَمْ يَنْجُسْ

“Jika air mencapai dua qullah tidak mengandung najis”, di riwayat lain, “tidak najis” [Bulughul Maram, Bab miyah no.5, dari Abdullah bin Umar]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s