Definisi Penginderaan Jauh

Beberapa definisi penginderaan jauh menurut pakar antara lain sebagai berikut:

Elachi dan Ziel (2006) menyatakan bahwa penginderaan jauh sebagai proses perolehan informasi tentang suatu obyek tanpa adanya kontak fisik secara langsung dengan obyek tersebut. Sabins (1996) menyatakan bahwa penginderaan jauh adalah ilmu untuk memperoleh, mengolah dan menginterpretasi citra yang telah direkam yang berasal dari interaksi antara gelombang elektromagnetik dengan suatu objek.

Lillesand dan Kiefer (2007) menyatakan bahwa penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang obyek, wilayah, atau gejala dengan cara menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap obyek, wilayah, atau gejala yang dikaji. Obyek yang dikaji meliputi obyek yang ada di permukaan bumi, di atmosfer atau planet luar angkasa.

Lindgren (1985) menyatakan bahwa penginderaan jauh yaitu berbagai teknik yang dikembangkan untuk perolehan dan analisis informasi tentang bumi. Informasi  tersebut berbentuk radiasi elektromagnetik yang dipantulkan dari permukaan bumi. Avery dan Berlin (1985) menyatakan bahwa penginderaan jauh merupakan upaya untuk memperoleh, menunjukkan (mengidentifikasi) dan menganalisis objek dengan sensor pada posisi pengamatan daerah kajian.

Penginderaan jauh dibedakan mejadi beberapa macam berdasarkan proses analisis dan perolehan datanya. Penginderaan jauh meliputi pengukuran energi elektromagnet yang dipantulkan atau dipancarkan dari obyek ke sensor.

Panjang gelombang elektromagnet berbeda – beda sehingga peka terhadap berbagai macam obyek yang ada dipermukaan bumi. Spektruk gelombang elektro magnetik dapat dilihat pada Gambar di bawah ini

Image

Dari beberapa saluran gelombang pada spektrum gelombang elektromagnet hanya beberapa saja yang berperan dalam penginderaan jauh yaitu sinar tampak, infra merah dekat, infra merah thermal dan gelombang mikro. Berdasarkan obyek di permukaan bumi yang memantulkan panjang gelombang yang berbeda – beda sehingga menimbulkan nilai spektral yang berbeda yang terserap oleh perangkat penginderaan jauh hal ini dijadikan sebagai acuan dalam pembeda setiap obyek. Penginderaan jauh sistem satelit mempunyai kemampuan menghasilkan data yang baik berdasarkan ukuran resolusi spectral, radiometric, spasial dan temporal dalam merekam data.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s